KITA BELUM MAKAN BETON

Saya yakin, kita masih belum makan beton, kita masih makan nasi. Nasi asalnya dari beras, dan beras asalnya dari sawah. Lalu, kenapa kita menanam beton di sawah? Apa kita makan beton? Begitu banyak tanah sawah kita di sulap jadi permukiman, sehingga kita (seharusnya malu!!!) harus impor beras dari Vietnam. Coba kalau kita lihat di atlas, luas Vietnam itu seberapanya Indonesia sih? Kenapa dia bisa menghasilkan beras, dan menyuplainya ke Indonesia?? Ok, ini bukan hanya tentang hilangnya tanah sawah kita, berganti dengan ladang permukiman…. tapi juga tentang penghargaan kita. Penghargaan terhadap hasil jerih payah petani. Petani tidak pernah menjadi sebuah profesi yang membanggakan bagi orang Indonesia. Sehingga, ketika mereka punya uang sedikit saja, bahkan tidak punya uang sama sekali, mereka menjual tanahnya dan mengadu nasib ke kota…. Coba lihat, begitu besar penghargaan kita (masyarakat Indonesia) pada para ahli konstruksi yang membangun pencakar langit, begitu besar penghargaan kita pada general manager bank, begitu besar menghargaan kita kepada CEO perusahaan alat kosmetik, atau dokter spesialis bedah, penghargaan itu terlihat jelas dari segala fasilitas yang mereka dapatkan. Gaji bagus, penghormatan, kemudahan mengurus ini itu, keanggotaan istimewa club-club tersohor…. Lalu, coba kita bandingkan dengan nasib petani. Mereka tidak punya fasilitas, harga bibit mahal, harga pupuk mencekik, hasil kerja keras mereka di hargai sangat rendah oleh pedagang besar, dan….. kalo mereka datang ke kota dan memperkenalkan diri “nama saya Karto, pekerjaan petani….” tidak ada penghormatan untuk dia. Bukannya saya mau bilang kalo semua profesional di luar petani tidak berguna…. bukan, bukan begitu, walaupun jujur saja, akuilah, bahwa kita bisa hidup tanpa rumah beton, TV, AC, telpon selular, asal ada makanan!! Dan, jangan lupa, kita masih belum makan beton!!

Saya mengaharapkan, ada suatu masa, di mana kita bisa menghargai profesi petani selayak kita menghargai profesi-profesi lain….

Advertisements
Next Post
Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: