Perempuan bukan manusia!!!

Sejak si “Seurieus Band” menyanyikan lagu yang ga serius tentang rocker yang juga manusia, semua orang menanggapi lagu ini dengan sangat serius. Beberapa saat kemudian, muncul wabah :  manusiawi kan?? Yang ditandai dengan macam2 kata, yang diakhiri dengan “juga manusia” misalnya : Pak haji juga manusia, presiden juga manusia, selebritis juga manusia, dll. Artinya sih…. kira-kira: mohon pengertiannya, manusia kan penuh kekurangaaaan….!!

Lalu, kemarin saya baca koran, dan hampir tercekik air mata, sangking sedihnya….. Ada cerita yang bagi saya extreemly menyakitkan…. Seorang anak perempua di bunuh oleh bapaknya sendiri, dengan cara d kubur hidup-hidup, di Turki. Perempuan itu umurnya masih 16…. demi kehormatan keluarga… ini salah satu link nya Hanya karena dia punya teman laki-laki banyak?? Mungkin di Turki ABG perempuan emang ga boleh punya teman laki-laki…. dan perempuan yang satu ini berani melanggar?? Lalu saya bertanya-tanya dalam hati….. jadi perempuan ngga boleh berteman (bersosialisasi) ? Bukannya kita (manusia)  mahluk sosial??  jadi ABG itu BUKAN manusia donk? lah, dia ga boleh bersosialisasi?? Dan, untuk menegaskan betapa dia BUKAN manusia, keluarganya dengan bangga membunuhnya, demi kehormatan keluarga. Dan….. PRAKTEK MEMBUNUH PEREMPUAN demi kehormatan keluarga adalah WAJAR di Turki, dan beberapa negara lainnya. Saya coba googling “honour killing” dan saya kembali tercekik air mata…..

Ada suatu masa, beberapa puluh tahun yang lalu, di China, ada PRAKTEK MEMATAHKAN telapak kaki PEREMPUAN, untuk membuatnya tampak kecil.  Kenapa perlu membuatnya kecil?? Katanya, kaki kecil itu bangsawan-berharga-mulia, dan entah segala macam mantra lain… Intinya itu melagalkan orang tua untuk mematahkan, dan melipat tulang telapak anak PEREMPUAN mereka, dalam keadaan hidup-sadar-tanpa arak sebotol, dan memaksanya untuk beraktifitas biasa saja, sesudahnya. Mama saya sudah menceritakan tradisi ini sejak saya masih kecil, dan saya sudah merasakan betapa sakitnya saya, hanya karena saya mendengar cerita nya… Saya pikir, Tuhan menciptakan manusia itu sempurna….. Kalo misalnya saya dilahirkan tanpa jari kelingking, saya pasti sudah menyandang predikat “cacat”, karena ada yang aneh pada keadaan kelingking saya, yang ga sama dengan kebanyakan manusia lain….  Dan perempuan china di masa itu, tentu bukan lah manusia!! Jelas!! Karena itu, dia sengaja dibuat agar tidak sama dengan manusia kebanyakan, karena MEMANG dia bukan manusia!!

Belum lagi praktek FGM (female genital mutilation) alias pemotongan alat kelamin perempuan, yang biasa terjadi di Afrika, beberapa negara Asia, Eropa dan Australia!! Praktek ngeri, tanpa obat bius, dan sangat ngeri lagi di saat perempuan itu menikah…… saya ngga berani googling. Saya cuma tahu Waris Dirie, super model asal gurun Somalia, yang mengalami FGM, dan mendirikan yayasan untuk menentangnya. Sekali lagi…..perempuan bukan manusia!! Dia ngga boleh menjadi manusia, yang punya nafsu sex, ngga boleh menikmati ML, dan ngga boleh memilih untuk TIDAK MAU!!

Di era pesawat tempur ultrasonik ini, banyak perempuan berkesempatan untuk memilih. Dan saya merasa heran, kenapa banyak perempuan MEMILIH untuk berjinjit-jinjit sepanjang hari, bahkan semakin tinggi semakin baik? Apakah menurut perempuan-perempuan itu, berjalan dengan keseluruhan telapak kaki menempel di lantai adalah tindakan manusia, dan mereka bukan manusia, karena itu mereka perlu berjalan dengan cara beda, yaitu berjinjit??

Suatu ketika, saya nonton TV seri kesukaan saya,  Sex and the city. Carrie curhat pada Samantha, kalo dia abis kentut pake bunyi di depan partner nya,  Mr.Big. Setelah itu, Mr. Big ga henti2 nya  ngeledekin dia tentang tragedi itu. Carrie bilang, kentut keras emang malu-maluin, tapi ngga harus terus-terusan jadi joke kan? Secara kentut itu adalah kegiatan yang biasa-biasa aja, sebagai manusia?  Di situ Samantha bilang : Perempuan memang bukan manusia! Karena perempuan ngga boleh berbulu, ngga boleh sendawa, ngga boleh berkeringat, daaaannnn ngga boleh kentut!! See, perempuan emang bukan manusia!!

Advertisements
Previous Post
Leave a comment

8 Comments

  1. epentje

     /  07/02/2010

    eh.. ini belum seberapa…
    gw nonton nih yah di tipi, lupa discovery ato ngc ato history
    jadi di pakistan, ada seorg perempuan (ibu) di pukul2, di injak2 dan di bakar sama suami nya, hanya karena suami nya melihat dia berbicara dgn seorng pria, yg mana pria itu adalah sepupunya perempuan itu sendiri, lalu di curigai selingkuh dan menghilangkan martabat suami nya, gila… sebegitu bahaya nya kurang info, kurang pendidikan, lalu di infiltrasi oleh info2 yg memperjual belikan emosi dan gengsi…

    ceritanya di tipi itu, perempuan itu sedang menuntut suami nya, dia satu2nya yg berani, sementara jutaan wanita pakistan mengalami nasib hampir serupa, so girls… kirim lah lsm2 buat memberikan pendidikan kepada para wanita nya (laki nya gak usah, biarin aje bego terus2an), kirim lah trainer supaya mereka punya skills dan tinggalkan tuh laki bodoh, dan bekerja lah di negeri lain dan memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup….

    Reply
  2. soe

     /  07/02/2010

    @ Epen. Kata temen ku yg punya yayasan sosial d bali, “kalo kamu pengen membuat perubahan pada suatu komunitas, yg per-tama2 harus dilakukan adalah mengedukasi para perempuan/ibu. Dan kamu bs kaget, begitu banyak perubahan yg akan menyusul setelah itu”

    Reply
  3. Chryz

     /  08/02/2010

    Ehhh, gue penganut high heels looooohhh, ga ada hubungannya sama penyiksaan karena emang itu pilihan gue, I jst luv high heels =p

    Kalo masalah penyiksaan2 itu, mnrt gue sih itu akibat dr kebudayaan kali ya, dimana seorang wanita dituntut menjadi seorang sosok yang anggun, tanpa cacat, tanpa cela, dan tanpa2 yang laennya… Biasanya sih di daerah2 yang masih terbelakang x ya…

    Eniwei, gue mendukung banget adanya perubahan sama yg namanya wanita, hilangkan label bahwa wanita harus gini gitu, wanita ga bole gini gitu…

    Reply
  4. Jah… Kalo mau jadi wanita (and gay, of course – sure, hihi… nyepam dikit di blognya Soe) mendingan ke Jerman ajah, enak…
    Lihat… kanselirnya saja wanita, mentri luar negrinya gay, presidennya (Yang kekuasaannya paling dikiiiiit banget) baru pria.

    Terus… berdasarkan peraturan yang tidak tertulis tapi selalu diterapkan dengan rapi niy, bahwa didalam parlemen termasuk di Bundestag (Itu lho, kayak MPR kita) minimum 50% anggotanya harus wanita. Jadi ceweknya selalu lebih banyak, gitu…

    Tuh kan… hayo para wanita… pada migrasi ke Jerman, bareng aku…. grins!

    Reply
  5. Memang wanita itu dalam sejarah selalu bernasib malang. Dipandang sebagai makhluk lemah. Tetapi sekarang kan sudah beda, meski masih ada beberapa kasus yang melemahkan status wanita.

    Btw, jangan menyarankan wanita Indonesia migrasi ke Jerman dong.
    Ntar Prianya juga pada migrasi ke Jerman, dong.

    Reply
  6. soe

     /  09/02/2010

    @Chrys. Lha ya itu, jeung, aku kan heran ma perempuan yng memilih untuk berjinjit-jinjit seharian itu….. gw rasa, mereka bukan manusia! hahaha!! Kan kamu bs jawab, emang, eike bkn manusia, eike PERI!! sekali lagi PERI!! hihihi

    @Bedjo. Seandainya Jerman tuh ga pake bahasa jerman, saya imigrasi dah!! masalahnya, bs bahasa inggris aja dah sujud syukur puluhan kali!! btw, iya juga ya…. perempuan jerman posisi tawar nya tinggi ya. katanya kalo cerai, suami nya mesti kasih tunjangan yg d jamin bisa bikin bangkrut!!

    @Arik. Iya Rik, nasib pere emang agak buruk di asia….(well, eropa pas dulu2 juga susah) Btw, kalo perenya lari ke Jerman, kamu ikut aja ke jerman!! lah di sana kayaknya banyak pilihan tuuuuh (menurut ku, setelah banyak bergaul di blog nya Bedjo)

    Reply
  7. Chryz

     /  10/02/2010

    Soalnya nehhh, berjinjit2 ria kan bikin jadi lbh tinggi geto drpd yg laen, jd lebih berasa PERI, ngeliatin ubun2nya orang2 laen yg pada jalan2, wkwkwkwk, mekso buangettt…

    Reply
  8. Feb

     /  16/02/2010

    aku baru ini tau ttg FGM
    hadoohh..ngeri baca bbrp cara FGM di Waris Dirie Foundation
    Jadi berpikir, kasian ya wanita2 yg terpaksa lahir di Afrika ..hiks

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: